Jakarta – Mengangkat trofi liga Champions niscaya sudah cukup untuk jadi motivasi para pemain Real Madrid dan The Reds. Tapi bonus juga tak bisa dikesampingkan.

Madrid akan menghadapi The Reds pada final Liga Champions di Kiev, Minggu (27/5/2018) WIB. Kedua tim punya misi besar masing-masing.

Madrid yang merupakan juara dua musim terakhir tentu ingin membuat rekor dengan memenangi kejuaraan ini tiga tahun berurutan. Los Blancos juga bisa menegaskan diri sebagai raja turnamen ini, setelah meraih 12 titel sejauh ini.

Sementara itu, The Reds bertekad menyatakan statusnya kembali sebagai tim Inggris terbaik di Eropa. Liverpool merupakan peraih ‘Si Kuping Besar’ terbanyak dari daratan Inggris, dengan lima trofi sampai kejadian ini. Namun sudah cukup lama sejak terakhir kali The Reds unggul, yakni pada 2005 silam.

Mengangkat trofi Liga Champions niscaya sudah jadi motivasi yang besar untuk para pemain dari kedua kubu. Tapi masing-masing tim jelas ingin menyumbang dorongan ekstra lewat bonus-bonus yang dijanjikan.

Mirror menyebut bahwa The Reds telah menjanjikan masing-masing pemainnya bonus 750 ribu pound sterling atau sekitar Rp 14,1 miliar jika juara. Perjanjian soal bonus itu sudah tercantum di kontrak masing-masing pemain.

Sementara Madrid dilaporkan menjanjikan bonus yang lebih besar. Para pemainnya akan menerima setidaknya 1 juta pound setelah dipotong pajak, atau sekitar Rp 18,8 miliar jika berhasil meraih trofi Liga Champions ke-13.

Angka tersebut tentu saja tak ada apa-apanya dibanding apa yang didapatkan masing-masing klub dari uang hadiah. Pemenang akan menerima uang hingga 55 juta pound, yang terakumulasi dari perjalanan mulai fase grup hingga juara.

(raw/raw)