Jakarta – Penyerang Juventus, Paulo Dybala, selalu dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi. Hal itu dinilai malah akan menghambat perkembangan Dybala.

Sebagai sesama pemain Argentina, Dybala disebut sebagai penerus Messi. Postur yang mirip dan kaki kiri yang menjadi andalan, keduanya disebut serupa.

Messi sangat menonjol dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah gol yang diciptakan menjadi ukurannya. Dalam 10 tahun terakhir, dia selalu mencetak lebih dari 40 gol dalam satu musim kompetisi.

Menjelang duel Barcelona melawan Juventus di Camp Nou, Rabu (13/9/2017) dinihari WIB, eks pemain Bianconeri, Edgar Davids, meminta komparasi Dybala dengan Messi dihentikan.

“Kalau Anda ingin menyakiti Dybala, teruskanlah pembandingan ini. Kita harus membiarkan dia berkembang dengan tenang. Juve mempunyai talenta luar biasa di tangan mereka. Tapi, dia tak harus mendapatkan terlalu banyak tekanan,” Davids menegaskan di Football Italia.

“Tahta Messi itu berat, saat ini dia ada di level yang berbeda. Dia mencetak puluhan gol tiap tahun, terutama di pertandingan-pertandingan menentukan.”

“Dybala akan terus tumbuh dan tumbuh lagi. Tapi, jalannya masih panjang,” kata eks pemain timnas Belanda itu.

(cas/mrp)