Jakarta – The Reds melangkah ke final Liga Champions dengan sebuah capaian hebat. Mereka adalah tim tersubur sepanjang sejarah kompetisi paling elit antarklub Eropa ini.

The Reds takluk 2-4 dalam lawatan ke AS Roma pada leg kedua semifinal Liga Champions. Itu menjadi kekalahan pertama Liverpool di Eropa musim ini, setelah di 13 matchday sebelumnya meraih sembilan kemenangan dan empat kali setara.

Meski akhirnya takluk, The Reds membubuhkan rekor mutakhir di Liga Champions. Dengan total sudah melesakkan 46 gol dari 14 laga (termasuk di fase kualifikasi), mereka kini jadi tim tersubur sepanjang sejarah kompetisi itu.

The Reds mematahkan rekor 45 gol yang dibuat The Catalans pada musim 1999/2000. Blaugrana ketika itu melesakkan jumlah tersebut dalam 16 matchday.

Trio Sadio Mane, Mohamed Salah dan Roberto Firmino jadi mesin gol Si Merah dengan sejauh ini sudah melesakkan 29 gol. Itu membuat Trio Firmansah menjadi trisula paling subur di Liga Champions, mengalahkan BBC-nya Madrid yang membuat 28 gol di musim 2013/2014. Demikian dikutip dari Marca.

Dua gol yang dilesakkan di Stadion Olimpico dinihari tadi membuat The Reds menimbangi rekor jumlah gol away terbanyak dalam satu musim Liga Champions. The Reds sudah membuat 20 gol di tandang, sama separti yang dicatatkan Madrid di 2013/2014.

Tonton juga video lainnya:

[Gambas:Video 20detik]

(din/yna)