Monaco – Misi wajib menang diusung Monaco demi menjaga kans lolos dari fase grup Liga Champions. Tak mudah karena sang kampiun Prancis sedang kurang pede.

Kurangnya rasa percaya diri Monaco itu tidak lepas dari laju buruk setelah tak kuasa meraih satu kemenangan pun dalam tiga laga terakhirnya di seluruh ajang.

Rentetan buruk itu diawali dengan kekalahan 0-3 saat menjamu Porto di matchday pertama Liga Champions. Setelah itu Monaco seri 1-1 dengan Montpellier dan kalah 2-3 dari Olympique Lyonnais di Ligue 1.

Monaco sendiri saat ini sedang membangun lagi timnya seiring kepergian Kylian Mbappe, Bernardo Silva, Benjamin Mendy, Tiemoue Bakayoko, dan Valere Germain, setelah menjuarai Ligue 1 musim lalu.

“Secara pribadi saya sudah melewati banyak masa-masa sulit,” ujar Leonardo Jardim, pelatih Monaco, seperti dilansir Soccerway.

“Anda tak bisa jadi kampiun Prancis setiap tahun. Tapi buat para pemain yang tiba, ini lebih sulit. Ketika datang ke kampiun Prancis, semua punya mimpi.”

“Masalahnya adalah mereka kurang pede untuk tampil dengan baik. Kami harus tetap berada di level kampiun Prancis. Terkadang Anda bisa terpuruk, tapi Anda mesti berusaha untuk bangkit. Begitulah hidup,” tuturnya.

Di situasi yang tidak ideal tersebut Monaco harus menjamu Besiktas di Stade Louis II, Rabu (18/10/2017) dini hari WIB. Monaco wajib menang untuk menjaga asa tetap tampil di Liga Champions, setelah cuma bisa meraih satu angka dari dua laga.

“Ini akan menjadi laga kunci. Kami harus menang agar bisa lolos. Kalau tak menang, posisi pertama (di grup) akan sulit diraih dan kami mungkin harus membidik posisi kedua,” kata Jardim.

“Hal yang paling sulit adalah berpindah-pindah fokus antara liga dan Liga Champions. Cuma ada lima atau enam klub di Eropa yang mampu tampil bagus di kedua ajang itu setiap musimnya,” ucapnya.

(krs/din)