Madrid – The Gunner gagal melangkah ke final Liga Europa setelah menyerah dari Atletico Madrid. Perpisahan manajer Arsene Wenger dengan The Gunner pun terasa pahit.

Meriam London gagal berdentum momen bertandang ke markas Atletico di Wanda Metropolitano, Jumat (4/5/2018) dinihari WIB. Padahal, menurut catatan Whoscored, Jack Wilshere dkk. mampu menang penguasaan bola sebesar 55 persen.

Akan tetapi, jumlah itu tak berarti banyak untuk The Gunner. Meski mendominasi mereka cuma bisa melepaskan tujuh tembakan dengan satu yang mengarah ke target. Sementara itu, tim tuan rumah punya 15 tembakan dan satu berbuah gol dari Diego Costa.

Gol semata wayang dari Costa sudah cukup membuat Atletico melangkah ke final dengan unggul agregat 2-1. Pada pertemuan pertama, kedua tim bermain setara 1-1 di London.

Gol Costa bukan cuma membuat The Gunner memastikan nirgelar di laga kompetitif musim ini, tapi juga membuat perpisahan Wenger dengan The Gunner di akhir musim menjadi sangat pahit.

Sebelum laga leg kedua semifinal ini berlangsung, Wenger mengungkapkan keinginannya memenangi trofi Liga Europa agar kisah cintanya dengan The Gunner berakhir indah. Tapi, malah menjadi kisah sedih untuk The Professor.

“Sangat sedih, sangat, sangat, sangat sedih. Saya sangat sedih malam ini. Sayangnya, saya harus melalui ini – matchday bisa sangat kejam; terkadang sangat bagus, tetapi penderitaan sangat besar malam ini,” kata Wenger seperti dikutip dari situs UEFA.

“Saya sangat sedih, frustrasi juga. Ketika Anda keluar dari kompetisi setelah 180 menit bermain seperti yang kami lakukan, sulit untuk diterima. Klub sekarang punya waktu untuk memikirkan apa yang harus dilakukan untuk musim depan,” sambungnya.

Wenger tak lupa memberi pujian atas peran Costa yang menyulitkan The Gunner. Mantan ujung tombak The Blues itu disebut sebagai salah satu ujung tombak terbaik di dunia.

“Diego Costa adalah Diego Costa – itu sebabnya dia salah satu ujung tombak terbaik di dunia,” Wenger menambahkan.

Simak juga video “Wenger: Matikan Costa, Cetak Gol!” berikut ini:


(ran/cas)