Bandung – Suporter Persib Bandung, Bobotoh, ramai-ramai mendatangi kantor manajemen Persib untuk menggelar aksi. Ada beberapa tuntutan yang diajukan dalam aksi itu.

Sesuai rencana sebelumnya, Bobotoh menyambangi kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) di Jalan Sulandjana, Kota Bandung, Selasa (17/10/2017), setelah melakukan long march sepanjang 3 KM dari Lapangan Saparua Bandung.

Massa Bobotoh, yang mengatasnamakan diri Komunitas Peduli Persib Bandung, ini kemudian menyampaikan empat tuntutan kepada manajemen PT PBB. Empat tuntutan itu menekankan soal kondisi Persib Bandung yang tertatih di Liga 1.

Menurut koordinator aksi Kukuh Wiguna, tuntutan pertama dalam aksi damai ini adalah meminta seluruh pihak di dalam tubuh tim, baik manajemen, staf pelatih, dan pemain, bertanggungjawab terkait kondisi Persib yang saat ini terpuruk di papan tengah klasemen (di posisi 11 dari 18 tim).

“Kedua, meminta manajemen Persib memperjelas situasi soal pelatih kepala yang menangani Persib,” kata Kukuh kepada wartawan di sela-sela aksi.

Tuntutan selanjutnya, kata dia melanjutkan, meminta agar manajemen tim pelatih serta para pemain menyadari peran dan fungsi suporter sebagai salah satu stakeholder klub.

“Keempat, meminta seluruh pihak baik manajemen, tim pelatih, maupun pemain memiliki rasa malu dan menjaga nama baik dan nama besar tim si kancah sepak bola nasional maupun media massa,” ujar Kukuh.

Bobotoh ramai-ramai mendatangi kantor Persib untuk menggelar aksi (Foto: Mukhlis Dinillah)

Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono mengapresiasi kepedulian Bobotoh terhadap Persib Bandung lewat aksi tersebut. Ia pun meminta maaf Persib belum bisa mempersembahkan yang terbaik untuk suporternya secara khusus dan masyarakat Jawa Barat pada umumnya.

“Terima kasih kehadiran bobotoh ke Sulanjana, itu bentuk rasa cinta ke Persib. Kami sudah sampaikan mohon maaf, Persib belum sesuai harapan bobotoh, belum memuncaki klasemen. Kami tetap berjuang dan tetap mohon doa mudahan-mudahan bisa meraih kemenangan,” katanya.

Ia juga berjanji akan menerima semua masukan Bobotoh untu dijadikan bahan evaluasi manajemen. Ia turut menegaskan bahwa pihaknya sedang berusaha mengangkat performa Persib sehingga bisa meraih kemenangan di sisa musim.

“Masukan dan aspirasi sudah kami dengar. Akan kami sampaikan di manajemen perusahaan, tim, dan pemain. Kami tidak tinggal diam, kami berupaya ingin Persib bisa main maksimal. Siapa sih yang enggak ingin menang di setiap pertandingan kandang ataupun tandang,” tutur dia.

Kuswara menambahkan, seraya fokus meraih hasil terbaik di sisa musim, pihaknya juga terus mempersiapkan tim untuk musim depan. “Kita akan persiapkan semua, apakah pelatih dan tim, selain kita membahas yang tadi tapi juga fokus selesaikan sisa laga.”

(krs/fem)