Jakarta – Menpora Imam Nahrawi mengaku sudah menerima surat dari kuasa hukum La Nyalla Mattalitti terkait utang PSSI. Dia akan menindaklanjuti, bila perlu menjadi memediasi kedua belah pihak.

Seperti diberitakan sebelumnya, La Nyalla meminta Menpora turun tangan terkait persoalan utang PSSI pada dirinya. La Nyalla menyebut PSSI masih berutang sekitar Rp 25 miliar dan salah satunya untuk memutar kompetisii liga.

Sejauh ini, La Nyalla telah berkirim surat pada PSSI sebanyak tiga kali. Namun tidak ada jawaban. Sampai akhirnya, La Nyalla melalui kuasa hukumnya Asshiddiqie pangaribuan dan partners, berkirim surat kepada Imam untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Saya sudah terima dan saya sudah minta ditindaklanjuti oleh PSSI,” kata Imam ketika ditemui di Kantor Kemenpora, Senayan, Kamis (7/9/2017).

“Kementerian ini kan sifatnya menerima surat dari siapapun, ada yang minta rekomendasi, termasuk minta pengajuan tempat tentu (apapun) itu kita harus fasilitasi dan bantu,” tambahnya.

“Bahwa kemudian ada stakeholder lain yang lebih punya tanggung jawab tentu mereka harus selesaikan. Tapi surat dari siapapun harus kita tindaklanjuti, disposisinya apa ke KONI atau ke KOI,” ujar dia lagi ketika ditanya apakah langkah La Nyalla sudah tepat mengadu ke Kemenpora.

“Tapi tentu ada persoalan teknis. Seperti apa? silakan pihak PSSI yang menyelesaikan dengan bersangkutan. Karena menurut saya sudah ada kirim surat seperti ini, segera kirim surat dengan baik dan bicarakan. Tidak ada sesuatu yang tidak bisa selesai. Pasti selesai,” ujar menteri asal Bangkalan itu.

Hanya saja, Imam mengatakan, akan lebih baik setiap persoalan dikomunikasikan dengan baik.

“Dikomunikasikan dengan baik karena bisa jadi ada persepsi lain. Jika diminta menjadi mediator? kita tunggu saja apa responnya. Pada saatnya, ya kita juga mediator ada soal apa, kami pertemukan,” ucap dia.

(mcy/din)