Jakarta – Timnas Uzbekistan U-23 kembali berimbang di PSSI Anniversary Cup 2018. Menghadapi Indonesia di partai terakhir, juara Piala Asia U-23 itu jadi lebih bertekad unggul.

Timnas Uzbekistan bermain setara 3-3 kala melawan Bahrain pada laga kedua PSSI Anniversary Cup di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (30/4/2018). Pada laga tersebut, Uzbekistan tertinggal lebih dulu setelah Bahrain mencetak satu gol lewat Hashim.

Uzbekistan lantas sempat menyetarakan kedudukan pada menit ke-44 lewat gol Amonov Azizbek. Namun di babak kedua, Bahrain kembali menang kali ini dengan selisih dua gol lewat Mohamed Marhoon pada menit ke-51 dan 58.

Uzbeksitan tidak takluk. Gofurov Husniddin berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-72. Lalu pada menit-menit akhir, Kodirkulov Sanjar berhasil menyelamatkan Uzbekistan dari kekalahan.

Pelatih Ravshan Xaydrov menilai timnya memang tampil kurang baik di lini benteng, namun membuat laga jadi menarik karena dihiasi banyak gol. Ini jadi kedua kalinya mereka berimbang setelah pada laga sebelumnya melawan Korea Utara, mereka bermain setara 2-2.

“Ini matchday yang menarik meskipun defender kami melakukan banyak kesalahan, jadi ini menurut saya kurang baik,” ujar Ravshan.

Selanjutnya, Uzbekistan U-23 akan bertemu dengan Indonesia, Kamis (3/5) di partai terakhir. Ravshan berharap timnya setidaknya bisa meraup satu kemenangan di turnamen ini dan menutup perjalanan dengan positif.

Namun demikian, dia juga memperkirakan matchday berjalan sulit karena Indonesia punya kualitas teknik dan kecepatan.

“Untuk persiapan tentu kami akan berlatih, sisa matchday kami hanya tinggal besok, dan kami harus berjuang sebaik mungkin untuk memenangkan turnamen ini,” katanya.

“Melihat permainan Indonesia, mereka memiliki permainan yang cepat, terutama pemainnya yang mempunyai skill dan kecepatan. Pemain-pemain Indonesia sangat cepat,” katanya menambahkan.

(ads/raw)