Surabaya – Persebaya Surabaya memenangi derby Jawa Timur melawan Arema FC. Dalam laga yang berlangsung sengit ini, Bajul Ijo unggul tipis 1-0 berkat gol di menit-menit akhir.

Pemain pengganti Misbakus Solikin menjadi penentu kemenangan Persebaya pada matchday Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (6/5/2018). Gol tunggal Misbakus di menit ke-83 memastikan tim tuan rumah meraup poin penuh.

Pada matchday ini, Persebaya tampil mendominasi dan terus menggempur Arema. Sebaliknya, Arema lebih mengandalkan serangan-serangan balik. Tapi, rapatnya benteng tim tamu membuat Persebaya kesulitan mencetak gol.

Atas kemenangan ini, Persebaya naik ke urutan ketiga klasemen dengan perolehan 11 poin dari tujuh laga, di bawah Persipura Jayapura (14) dan Madura United (13). Sementara itu, Arema masih terpuruk di urutan ke-17 dengan lima poin.

Jalannya Matchday

Persebaya mengancam di menit ke-11 melalui Feri Pahabol. Pahabol melakukan aksi individu di kotak penalti Arema, tapi penyelesaiannya masih sedikit melebar.

Hanya berselang dua menit, Pahabol kembali mendapatkan peluang. Tapi, tembakan jarak dekatnya digagalkan oleh penjaga gawang Arema, Utam Rusdiana.

Persebaya terus menggempur Arema dari beragam sisi, juga dari beberapa situasi bola mati. Akan tetapi, solidnya benteng Arema menyulitkan Persebaya.

Meski lebih banyak diserang, Arema mampu menciptakan peluang di menit ke-36. Muhammad Rafli melepaskan tembakan jarak jauh, yang arahnya masih sedikit melenceng.

Ujung tombak Persebaya, Rishadi Fauzi, menyia-nyiakan sebuah kesempatan bagus di menit ke-43. Rishadi lolos dari jebakan offside dan menusuk ke kotak penalti Arema, tapi dia terlalu memaksakan diri untuk menembak meski sudut tembaknya cukup sempit. Alhasil, tembakannya dimentahkan oleh Utam Rusdiana.

Hingga berakhirnya babak pertama, skor 0-0 tak berubah.

Arema mendapatkan peluang di menit ke-54. Berawal dari tendangan bebas Dendi Santoso, penjaga gawang Persebaya Miswar Saputra keluar dari sarangnya untuk menjangkau bola, tapi meleset. Bola kemudian jatuh ke kaki Rivaldi Bawuo yang berdiri bebas. Tapi, Rivaldi tak menduganya sehingga bola yang mengenai kakinya cuma melambung.

Robertino Pugliara menyia-nyiakan sebuah peluang emas di menit ke-72. Dalam sebuah serangan yang dipimpin oleh David da Silva, Robertino sebenarnya tinggal berhadapan dengan Utam. Tapi, penyelesaiannya malah melambung.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan kejadian laga berusia 83 menit. Misbakus Solikin menjebol gawang Arema melalui tembakan kaki kirinya setelah barisan belakang Arema gagal mengamankan dengan sempurna sebuah umpan silang dari sisi kanan. Persebaya memimpin 1-0.

Terjadi keributan di menit-menit terakhir injury time yang melibatkan Oktafianus Fernando (Persebaya) dan Hendro Siswanto (Arema). Dua pemain itu akhirnya diganjar kartu merah oleh wasit.

Susunan Pemain
Persebaya Surabaya: Miswar Saputra, Ruben Karel Sanadi, Fandry Imbiri, M. Syaifuddin, Abu Rizal, Robertino Pugliara, Nelson Alom, Yohanes Pahabol (Irfan Jaya 65′), Rendy Irwan (Misbakus Solikin 68′), Oktafianus Fernando, Rishadi Fauzi (David da Silva 65′)

Arema FC: Utam Rusdiana, Syaiful Indra Cahya, Arthur Cunha, Purwaka Yudi, Johan Alfarizi, Hendro Siswanto, M. Rafli (Hanif Sjahbandi 60′), Dedik Setiawan, Dendi Santoso, Thiago Furtuoso, Rivaldi Bawuo

(mfi/fem)