Bandung – Tim pelatih Persib Bandung terus berupaya memperbaiki penampilan anak asuhnya. Salah satu fokusnya menyangkut transisi dan koordinasi antara pemain.

Perbaikan itu demi menyapu bersih semua sisa laga di Liga 1 musim ini. Maung Bandung masih harus menjalani sebanyak delapan pertandingan lagi, termasuk satu laga tunda melawan Borneo FC.

Asisten pelatih Persib Bandung Herie Setyawan yang menyatakan bahwa transisi permainan dan koordinasi kerap menjadi masalah. Hal itu tercermin dalam beberapa laga terakhir yang dilakoni ‘Maung Bandung’.

Contohnya saja saat Persib dijamu Persiba Balikpapan. Dalam laga tersebut jarak pemain satu dengan yang lainnya terlalu jauh. Sehingga banyak ruang kosong yang dimanfaatkan pemain lawan untuk menembus lini pertahanan Persib.

“Makanya kami (harus) antisipasi, kami perbaiki bahwa jarak (pemain) harus kami jaga terutama saat transisi dari bertahan ke menyerang,” kata Herie, di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (6/10/2017).

Menurutnya, masalah transisi ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sebabnya, kata Herie, para pemainnya sering terlambat turun membantu pertahanan saat terjadi serangan. Akibatnya pertahanan tim asal kota kembang itu menjadi keropos dan mudah ditembus pemain lawan.

“Kami akan terus latih proses transisi itu,” dia menegaskan.

(cas/luc)