Palembang – Laga lanjutan Liga 1 antara Sriwijaya FC melawan PSM Makassar berakhir sebanding 0-0. Juku Eja pun mewujudkan ambisinya untuk membawa pulang satu poin.

Momen menjalani matchday di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu (28/4/2018), Sriwijaya FC mendapat peluang pada menit ke-17. Marckho Sandy Merauje mengirim umpan untuk Esteban Vizcarra, tendangan Vizcarra bisa diblok pemain PSM

PSM membalas serangan pada menit ke-24. Usaha Ferdinand Sinaga masih belum membuahkan gol untuk tim tamu. Tak ada gol di babak pertama, skor 0-0 kejadian turun minum.

Makan Konate mengancam di menit ke-62. Bola tendangan pemain asal Mali itu masih melayang jauh dari gawang yang dikawal oleh Rivky Mokodompit.

PSM kembali mendapatkan peluang pada menit ke-70. Usaha Asnawi Mangkualam Bahar meneruskan umpan Rizky Pellu masih bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Laskar Wing Kito, Teja Paku Alam. Hingga matchday game over tak ada gol tercipta, angk 0-0 menjadi penghias papan skor.

Dengan tambahan satu angka ini, PSM ada di peringkat keempat klasemen dengan raihan 10 poin. Sementara itu, Sriwijaya FC menempati peringkat ke-10 klasemen dengan aihan tujuh poin.

Pelatih PSM, Roberts Rene Alberts, mengungkapkan bahwa hasil laga ini sesuai yang diharapkan.

“Matchday ini memang kita harapkan dan kita sudah perkirakan. Sriwijaya FC tim bagus menyerang, kita harus redam dan saya sudah perkirakan, karena itu kita memainkan permainan yang berbeda,” ujar Rene Alberts selepas laga.

“Kami punya beberapa peluang, namun sayang keberuntungan tidak berpihak ke kami,” lanjut pelatih berkebangsaan Belanda itu.

Sementara itu, menurut kiper PSM, Rivky Mokodompit, menilai bahwa tambahan satu angka ini penting bagi tim Ayam Jantan dari Timur.

“Sebuah matchday penting bagi kami, away untuk bisa ke puncak (klasemen). Semua berjalan lancar, kami bisa menciptakan beberapa peluang, meminimalisir penyerangan Srwijaya yang cukup bagus,” kata Rivky.

(cas/luc)