Bekasi – Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla membuat eksperimen dalam hasil seri 1-1 melawan Guyana. Pelatih asal Spanyol itu menempatkan Saddil Ramdani sebagai bek kiri.

Pada pertandingan melawan Guyana, Milla menggeser posisi Saddil yang biasanya di sisi sayap menjadi di belakang. Itu setelah Andi Setyo yang masuk menggantikan Bagas Adi mengalami cedera di menit 59.

Alhasil Milla pun harus memutar otak, mengingat timnya memiliki stok terbatas di pemain belakang. Dalam eksperimennya, Milla akhirnya menempatkan Saddil di bek kiri menggeser Ricky Fajrin yang berada di tengah.

Hasilnya, eksperimen Milla sukses berjalan dengan baik. Dia pun memberikan pujian kepada pemain Persela Lamongan itu.

“Pertandingan ini adalah momen yang penting untuk mencari solusi yang ada. Kami lihat di tim kami sudah banyak pemain sayap dan pemain muda yang datang dengan kapasitas yang luar biasa salah satunya adalah Saddil Ramdani,” ujar Milla.

“Saddil punya kompetensi dan kapasitas untuk menjadi full back kiri. Di sini kami bisa melihat Saddil Ramdani bisa beradaptasi dengan baik atas instruksi saya bermain di bek sayap dan di pertandingan hari ini.”

Dengan kemampuan Saddil bermain di dua posisi, Milla menyebut timnya tak lagi pusing karena memiliki banyak opsi di lini belakang.

“Kami bisa melihat Saddil bisa memberikan opsi plus untuk bisa bermain di sayap. Kami lihat ketika menyerang kami punya dua sayap kiri. Saya sangat senang untuk Saddil kami bisa menggunakan dia di dua posisi,” katanya menjelaskan.

(ads/rin)