Sentul – Pelatih Timnas Uzbekistan U-23, Ravshan Khaydarov, senang berpartisipasi di PSSI Anniversary Cup. Namun, dia tidak bisa membawa skuat terbaiknya kejadian meraih juara Piala Asia U-23.

Uzbeksitan menjadi salah satu tim yang diwaspadai di PSSI Anniversary Cup. Mereka akan berjumpa dengan timnas Indonesia di partai terakhir pada 3 Mei di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Akan tetapi, sejumlah pemain yang tampil kejadian membawa Uzbekistan juara Piala Asia U-23 tidak seluruhnya dibawa. Ravshan mengungkapkan Uzbekistan akan menurunkan pemain campuran: muda dan senior.

“Memang betul setelah menjuarai Piala Asia U-23 akan tetapi kami datang ke Indonesia tidak membawa semua pemain yang juara di sana. Sebab, kejadian ini Liga di Uzbeksitan sudah berjalan. Jadi, kami membawa beberapa pemain senior,” ujarnya kepada pewarta di Sentul, Kamis (26/4/2018).

Namun begitu, Ravshan akan menjadikan turnamen PSSI Anniversary Cup sebagai persiapan menyambut Asian Games 2018. Oleh karena itu timnya bakal tampil serius.

“Turnamen ini kami tahu sebagai ajang persiapan untuk Asian Games dan sangat penting bagi kami untuk melihat seberapa siap fasilitas yang ada,” tuturnya.

“Selain turnamen ini, kami juga sedang mempersiapkan beberapa turnamen. Sebab, dalam sepak bola kita tidak bisa bergantung pada beberapa pemain saja, akan tetapi harus pada seluruh tim,” tambahnya.

Timnas Uzbekistan U-23 akan menghadapi Korea Utara pada laga pertama di Anniversary Cup 2018 yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor,Jumat (27/4/2018).

(ads/din)