Liverpool – Mohamed Salah tak merayakan golnya ke gawang Chelsea. Ada dugaan itu karena menghormati Chelsea, tapi ada pula yang menduga itu karena Salah sedang berduka.

Salah sempat membawa Liverpool unggul lebih dulu saat berimbang 1-1 dengan Chelsea di Stadion Anfield, Minggu (26/11/2017) dini hari WIB. Kemenangan gagal didapat The Reds setelah Willian mencetak gol balasan di menit ke-85.

Setelah mencetak gol ke gawang Chelsea di menit ke-65, Salah cuma mengangkat kedua tangannya sambil berjalan dan menatap ke bawah. Pemain asal Mesir itu seolah tak mau merayakan golnya yang ke-10 untuk Si Merah di Premier League.

Keputusan Salah untuk tidak merayakan gol ke gawang Chelsea menjadi pembahasan beberapa media Inggris dan para pengguna media sosial. Ada yang menduga bahwa si striker tak merayakan gol karena The Blues adalah mantan klubnya pada awal musim 2013/2014 sampai pertengahan musim 2014/2015.

Akan tetapi, ada pula dugaan lain. Salah sedang berduka.

Menurut laporan Express dan Metro, alasan Salah tidak merayakan gol lebih dikarenakan ia hendak menghormati para korban serangan teror dan penembakan di Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed, Sinai Utara, Mesir, usai salat Jumat (24/11) waktu setempat. Bukan karena menghormati Chelsea.

Menurut kabar terakhir, AFP melaporkan bahwa dalam serangan itu terdapat 305 orang tewas, 128 lainnya mengalami cedera. Sementara itu, Reuters melansir sebanyak 27 orang korban merupakan anak-anak.

Legenda sepakbola Inggris, Gary Lineker, juga memberikan argumennya terkait Salah yang tidak merayakan gol ke gawang Chelsea. Lineker juga merasa itu karena lebih untuk menghormati korban teror di Mesir.

“Bukan untuk fans tidak merayakan gol melawan mantan klub setelah mencetak gol, tapi sepertinya Salah menunjukkan rasa hormat kepada rekan-rekannya sesama warga Mesir yang kehilangan nyawanya kemarin,” kicau Lineker di akun Twitter pribadinya.

[Gambas:Twitter]

Cuitan Lineker itu mendapat respons dari akun @HHathout, yang diketahui sebagai presenter sekaligus kontributor BBC Arab. Pria bernama Hany itu mengingatkan jika Salah juga pernah tak merayakan gol saat masih berkostum Fiorentina demi menghormati 20 korban suporter sepakbola di Mesir yang terbunuh dalam pertandingan.

“Memang. Dia pernah mengenakan ban kapten hitam dan tidak merayakannya saat dia mencetak gol untuk Fiorentina dua hari setelah 20 suporter Mesir tewas dalam sebuah pertandingan, kembali ke tahun 2015,” tulis Hany kepada Lineker.

Jika, melihat kembali ke beberapa jam setelah kejadian aksi teror di Mesir itu, Salah dan Liverpool berkicau di akun Twitter untuk mengucapkan rasa dukanya atas serangan di masjid Al-Rawdah.

[Gambas:Twitter]



(ran/krs)