Manchester – Liverpool sudah unjuk kualitas lini serangnya saat menghabisi Arsenal di laga teranyarnya. Kini giliran Manchester City yang menghadapi ancaman serupa.

Liverpool menang meyakinkan 4-0 saat menjamu Arsenal di Anfield pada 27 Agustus lalu. Di laga itu, ‘Si Merah’ memeragakan serangan-serangan lewat tusukan para penyerangnya, yang berujung gol-gol dari Roberto Firmino, Sadio Mane, Mohamed Salah, dan juga Daniel Sturridge yang masuk sebagai pengganti.

Kecepatan lini serang memang jadi perhatian Juergen Klopp di musim ini. Itu sebabnya dia mendatangkan Mohamed Salah dari AS Roma plus Alex Oxlade-Chamberlain dari Arsenal.

Sebagai catatan, gol yang dicetak Salah ke gawang Arsenal lalu cuma butuh waktu 12 detik dari sepak pojok yang dilakukan sang lawan. Opta mencatat, pergerakan Liverpool saat melakukan serangan itu berkecepatan 9,9 meter/detik.

Itu adalah serangan tercepat yang berujung gol di Premier League musim ini. Dan Opta mencatat sebagaimana dilansir Sky Sports, Liverpool sudah berhasil empat kali mencetak gol serupa dari total 20 serangan tercepat di liga yang berujung gol.

Liverpool memang salah satu tim dengan serangan tercepat di musim ini, dikombinasikan dengan umpan-umpan yang tak terlalu direct tapi juga tak terlalu bertele-tele. Dari data Opta, Liverpool punya rata-rata serangan dengan kecepatan 1,72 meter/detik dengan rata-rata 3,49 umpan dalam satu momen serangan tersebut.

Satu momen serangan ini berarti periode serangan sebuah tim yang terhenti oleh aksi bertahan lawan, peluit wasit, atau sebuah percobaan tembakan. Sebagai perbandingan, Stoke City dan Leicester City adalah tim dengan serangan tercepat sejauh ini dengan rata-rata menempuh 1,99 meter/detik.

Tapi itu dilakukan mereka dengan tingkat kombinasi umpan yang rendah, alias banyak mengarahkan bola langsung ke depan. Rata-rata umpannya adalah 2,48 dan 2,54 untuk Stoke dan Leicester secara berurutan dalam satu momen serangan.

Sementara Arsenal adalah tim dengan kecepatan serangan dan kombinasi umpan tertinggi. Mereka masuk dalam lima besar tim dengan serangan tercepat, dengan kecepatan 1,79 meter/detik. Sementara dalam hal kerumitan umpan, mereka rata-rata melakukan 4,38 umpan per periode serangan.

Tim dengan serangan paling lambat adalah Everton (1,04 meter/detik) dan West Ham United (1,05 meter/detik). Tottenham Hotspur adalah tim top yang termasuk membangun serangan dengan lambat (1,34 meter/detik) dengan kombinasi umpan yang tinggi (4,48 umpan).

Manchester City sendiri termasuk dalam kategori menengah soal kecepatan serangan, tapi punya kerumitan umpan yang tinggi. Namun yang pasti, City yang gemar bermain dengan garis pertahanan tinggi dan mengontrol permainan bakal menghadapi ancaman nyata kecepatan para penyerang Liverpool.

Patut dinantikan bagaimana antisipasi Pep Guardiola terhadap ancaman tersebut. Kemenangan Liverpool atas Arsenal jelas akan jadi sebuah pelajaran penting untuknya.

Streaming Liga Inggris & Italia dengan paket hemat dan jaringan terbaik. Lihat infonya di sini

(raw/krs)