London – Arsenal belum pernah gagal meraih kemenangan di 12 partai kandang terakhir di Premier League. Akhir pekan ini ketangguhan mereka akan diuji Manchester United.

Arsenal, meskipun musim ini terlihat tak stabil di sejumlah kesempatan, rupanya begitu tangguh jika bermain di kandang. Dari 14 pekan yang sudah berlalu, separuhnya yakni yang dijalani di kandang, tak pernah gagal dimenangi.

Laju itu mengikuti lima kemenangan beruntun di Emirates Stadium di akhir musim lalu, sehingga total Arsenal sudah memenangi 12 partai terakhir di sana.

Kali terakhir Arsenal gagal menang di markas sendiri adalah saat diimbangi Manchester City dengan skor 2-2 pada awal April lalu. Sementara kekalahan terakhir adalah saat menjamu Watford di awal Februari tahun ini.

Jika diamati lebih jauh, kekalahan dari Watford itu ternyata satu-satunya kekalahan yang ditelan Arsenal di Emirates dalam ajang liga sejak September tahun lalu. Catatan itu dimulai ketika skuat arahan Arsene Wenger ini menang 2-1 atas Southampton pada 10 September 2016, hingga akhirnya melalui 25 pertandingan kandang di liga dengan catatan 21 menang, tiga imbang, dan satu kalah.

Laju impresif tersebut akan mendapatkan ujian saat Manchester United datang berkunjung, Minggu (3/12/2017) dinihari WIB akhir pekan ini. ‘Setan Merah’ musim lalu sudah merasakan keperkasaan Arsenal di Emirates, saat takluk 0-2 di pekan-pekan terakhir.

MU saat ini sedang menanjak, memenangi tiga pertandingan terakhirnya, masing-masing saat menghadapi Newcastle United, Brighton & Hove Albion, dan Watford. Pulihnya Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, dan Marcos Rojo juga membuat Jose Mourinho kini bisa menurunkan skuat terbaiknya.

Soal catatan di kandang itu, bek Arsenal Shkodran Mustafi memilih tak terlalu membesar-besarkan. Baginya yang terpenting adalah hasil di akhir musim.

“Menyenangkan memang bicara soal angka-angka, tapi pada akhirnya angka-angka statistik takkan membantu kalau Anda tak mencapai target Anda di akhir musim,” ujar Mustafi di situs resmi Arsenal.

“Jadi ya menyenangkan membaca angka-angka itu, tapi pada akhirnya itu tak memberikan Anda apapun. Anda harus unjuk performa tiap pekan dan pada akhirnya Anda menghitung angka-angka dan melihat apakah Anda mencapai target atau tidak,” imbuhnya.

(raw/krs)