London – Chelsea tercatat sebagai klub yang paling gemar memakai pemain asing dalam pertandingan, di antara klub-klub lain di lima liga top Eropa.

Hal itu terungkap dari sebuah laporan yang disusun oleh CIES Football Observatory dan dikutip oleh London Evening Standard. Legiun asing di Chelsea disebut sudah ambil bagian 90,4 persen dalam menit-menit penampilan di klub tersebut musim ini.

Pemain asing dalam studi ini sendiri digunakan untuk mengistilahkan para pemain yang datang dari asosiasi sepakbola negara berbeda dari klub yang sedang mereka perkuat sekarang.

Dalam data tersebut Chelsea tepatnya berada di posisi kelima, di bawah tiga klub Siprus (Apollon Limassol, Anorthosis, AEK Larnaca) dan satu klub Turki (Galatassaray). Artinya, di antara lima liga top Eropa, The Blues merupakan klub yang paling gemar memakai pemain asing.

“Arsenal (84,1 persen) dan Napoli (82,1 persen) ada di posisi kedua dan ketiga secara berurutan di antara liga-liga top Eropa untuk urusan menurunkan pemain asing,” tulis London Evening Standard.

Lebih lanjut dikatakan bahwa studi ini menganalisis 31 anggota asosiasi dari penjuru benua Eropa. Dari 466 klub yang dianalisis, cuma tiga klub yang belum menurunkan pemain asing: Oleksandriya (Ukraina), Veres (Ukraina), dan HIFK (Finlandia).

Klub yang paling sering menurunkan pemain asing musim ini (di lima liga top Eropa):

1. Chelsea (90,4 persen), di posisi kelima dalam daftar keseluruhan
2. Arsenal (84,1 persen), di posisi ke-16 dalam daftar keseluruhan
3. Napoli (82,1 persen), di posisi ke-18 dalam daftar keseluruhan
4. Frankfurt (80,4 persen), di posisi ke-20 dalam daftar keseluruhan
5. Lazio (80,1 persen), di posisi ke-21 dalam daftar keseluruhan
6. Inter Milan (79,8 persen), di posisi ke-23 dalam daftar keseluruhan
7. Manchester City (78,4 persen), di posisi ke-27 dalam daftar keseluruhan
8. AS Roma (78,3 persen), di posisi ke-28 dalam daftar keseluruhan
9. Manchester United (77,6 persen), di posisi ke-30 dalam daftar keseluruhan

(krs/fem)