Huddersfield – Pep Guardiola tak percaya Manchester City akan melalui musim ini tanpa sekali pun terkalahkan. Sang manajer menyebut timnya akan mengalami kekalahan suatu saat nanti.

City sejauh ini memang belum pernah kalah di semua kompetisi musim ini. The Citizens bahkan cuma sekali seri dalam 20 pertandingan musim ini, yaitu ketika ditahan Everton 1-1 pada bulan Agustus lalu. City selalu menang dalam 19 pertandingan lainnya dan mencatat 18 kemenangan beruntun.

Kemenangan terbaru City didapat atas tim promosi Huddersfield Town di John Smith’s Stadium, Huddersfield, Minggu (26/11/2017), dengan skor tipis 2-1. Pada pertandingan tersebut, City menunjukkan semangat pantang menyerahnya dalam memburu kemenangan.

Tertinggal 0-1 saat turun minum gara-gara gol bunuh diri Nicolas Otamendi, City bangkit di babak kedua. Mereka menyamakan skor melalui penalti Sergio Aguero di awal babak kedua sebelum membalikkan keadaan lewat gol Raheem Sterling di menit-menit akhir.

“Huddersfield bertahan dengan baik. Kondisinya rumit di sekitar kotak penalti mereka,” ucap Guardiola di situs resmi City.

“Kami bermain baik di babak pertama. Kami mencetak satu atau dua gol pada menit akhir. Untuk memenangi titel, itu sangat penting. Tidak ada pertandingan gampang,” imbuhnya.

City masih kokoh di puncak klasemen Premier League dengan perolehan 37 poin dari 13 pertandingan. Mereka unggul delapan poin atas Manchester United yang berada di posisi kedua.

Akan tetapi, Guardiola menyebut City mustahil menyamai rekor tak terkalahkan selama semusim yang pernah dibuat Arsenal pada 2003/2004. Manajer asal Spanyol itu justru ingin melihat reaksi timnya setelah kalah.

“Kami akan kalah. Hari ini sudah sangat dekat. Dengan satu laga per pekan, peluang kehilangan poin tak terlalu besar. Tapi, dengan tiga laga dalam sepekan dan empat kompetisi, itu mustahil,” tuturnya.

“Ketika itu terjadi, saya ingin melihat bagaimana reaksi kami,” kata Guardiola.

City selanjutnya akan menghadapi Southampton di kandang sendiri pada Rabu (30/11/2017).

(mfi/nds)