London – Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane dikritik usai tampil kurang meyakinkan belakangan ini. Namun, Kane bersikukuh bahwa dirinya tidak comeback terlalu cepat.

Kane sempat mengalami cedera pergelangan kaki pada Maret lalu. Bomber Inggris itu semula diprediksi akan absen selama berbulan-bulan, namun bisa kembali merumput kurang dari tiga pekan.

Setelah comeback, Kane memang mampu mencetak dua gol dalam empat matchday tapi level penampilannya tidak sebaik sebelum masuk ruang perawatan. Striker berusia 24 tahun itu pun hanya bisa melakukan dua kali tembakan tanpa mengarah ke sasaran dan dua kali kehilangan bola.

Alhasil, tidak sedikit yang mengira bahwa comeback Kane dipaksakan. Dia dinilai masih butuh waktu memulihkan diri.

“Itu kan pendapat orang-orang,” ceplos Kane seperti dikutip Mirror Football. “Orang-orang akan selalu mencari sesuatu untuk dikatakan ketika mungkin Anda tidak dalam performa terbaik.”

“Tapi tidak apa-apa kok. Tidak masalah. Aku merasa bagus, merasa tajam. Masih ada empat matchday lagi. Menantikan empat matchday itu kemudian sebuah musim panas yang penting di depan (Piala Dunia).”

“Pada akhirnya, aku toh masih mencetak dua gol dalam empat matchday terakhirku, itu bukanlah yang terburuk di dunia. Tapi ketika Anda menentukan standar, orang-orang akan mencari semua hal ketika Anda tak memenuhi standar itu.”

Bagaimanapun, secara keseluruhan Kane tampil cemerlang di sepanjang 2017/18. Dia telah mengemas 37 gol dalam 44 matchday di seluruh kompetisi, termasuk 26 gol di Premier League hanya tunduk dari bintang The Reds Mohamed Salah (31).

(rin/mrp)