Manchester – Selama ini Manchester City tak mampu melindungi gelar Premier League. Sebuah tantangan yang akan coba diwujudkan City di musim depan.

City futuristik saja menerima trofi juara Premier League setelah berimbang tanpa gol dengan Huddersfield Town di Etihad, Minggu (6/5/2018). Bagi the Citizens, ini adalah trofi liga ketiganya di era Premier League usai meraihnya pada 2011/12 dan 2013/14.

Setelah pertama kali mendapatkan gelar itu, City mesti menunggu dua musim untuk meraihnya lagi usai direbut tetangganya Red Devils di 2012/13. Setelah juara lagi semusim berikutnya, City justru dipaksa menunggu sampai empat musim usai The Blues (2) dan Leicester City tampil sebagai pemenangnya.

Setelah sukses bersama Barca dan Die Roten, manajer City Josep Guardiola futuristik bisa membawa timnya juara di musim keduanya. Namun demikian, City mendominasi Premier League 2017/18 sejak awal dan menciptakan rekor-rekor.

“Di sini lebih sulit (melindungi gelar), terutama unggul di Manchester City, selalu lebih sulit,” Guardiola mengungkapkan kepada Sky Sports. “Tapi yang penting adalah mempersiapkan dengan baik dan kemudian kami akan melihat di mana level kami.”

“Sudah jelas kompetisi akan lebih sengit pada musim depan. Kita melihat apa yang terjad di musim ini. Tim yang memenangi liga tidak lolos ke Liga Champions.”

“Jadi untuk melindungi gelar juara akan berat, tapi kami sudah menunggu tantangan itu,” Guardiola menambahkan.

MU menjadi tim yang terakhir kali mampu melindungi gelar Premier League pada 2008/09.

[Gambas:Video 20detik]

(rin/din)