Manchester – MU cuma bikin satu gol saat Wayne Rooney masih ada di lapangan untuk Everton. MU baru benar-benar menghabisi lawannya setelah mantan kaptennya itu sudah diganti.

Partai MU vs Everton di Old Trafford, Minggu (17/9/2017), menghadapkan beberapa pemain dengan mantan klubnya sendiri. Setidaknya ada Michael Keane, Morgan Schneiderlin, dan Rooney (pernah di MU), juga Marouane Fellaini dan Romelu Lukaku (pernah di Everton).

Secara khusus, Rooney bukanlah sekadar mantan pemain biasa untuk The Red Devils. Membela MU periode 2004–2017, Rooney di antaranya sudah membantu klub itu meraih lima titel Premier League dan satu trofi Liga Champions.

Selain itu, penyerang asal Inggris berusia 31 tahun tersebut juga pernah menyandang ban kapten MU. Rooney pun masih tercatat sebagai topskorer sepanjang masa Setan Merah dengan 243 gol dari 559 pertandingan.

Balik ke urusan pertandingan, MU dengan cepat mengungguli Everton lewat gol cantik Antonio Valencia — yang di pertandingan tersebut bertindak sebagai kapten.

Selepas itu sempat tak ada lagi tambahan gol. Setidaknya sampai Rooney ditarik keluar untuk digantikan Kevin Mirallas di menit ke-82, diiringi tepuk tangan kedua kubu suporter.

Hanya sejurus kemudian, MU langsung mulai menghabisi Everton yakni lewat gol Henrikh Mkhitaryan (menit ke-83), gol Romelu Lukaku (menit ke-89), dan kemudian gol Anthony Martial (injury time). Maka jadilah MU mampu mencetak tiga gol di menit-menit akhir pertandingan, yang terjadi tepat setelah Rooney ditarik keluar, kendatipun sebelum itu cuma bikin satu gol di awal-awal laga.

Kenyataan tersebut membuat Gary Lineker, mantan pemain timnas Inggris yang kini menjadi pundit dan analis di BBC, mengeluarkan komentar bernuansa selorohan.

“Sungguh terhormat MU, menunggu sampai Wayne Rooney keluar lapangan sebelum menghabisi Everton,” kata Lineker di akun Twitter-nya.

[Gambas:Twitter]

Kelakar serupa ternyata dilontarkan sejumlah suporter sepakbola di Twitter. Ada yang menyebut bahwa MU ingin menghormati Rooney. Ada pula yang mengatakan bahwa MU sungguh berkelas karena ingin menghabisi Everton saat Rooney tak lagi ada di lapangan.
(krs/din)