London – Tottenham Hotspurs tengah membangun stadion modern. Untuk menyiasati biayanya, manajer The Gunner Arsene Wenger menilai sang musuh bisa saja menjual Harry Kane.

Spurs sedang bermarkas di Stadion Wembley musim ini. Itu lantaran The Lilywhite sedang merombak White Hart Lane, yang modern bisa ditempati musim depan.

Adapun biaya pembangunan stadion itu mencapai 800 juta poundsterling atau sekitar Rp 15,1 triliun. Jumlah dana yang tidak sedikit.


Wenger, yang akan meninggalkan The Gunner musim depan, pernah mengalami situasi serupa. Pada 2006, The Gunners pindah markas dari Highbury ke Emirates Stadium.

Berkaca pengalamannya itu, Wenger menilai mahalnya biaya pembangunan stadion itu bisa diakali dengan menjual pemain-pemain kunci. Kane bisa saja dilepas.

“Ada beberapa hal yang sudah berubah. Dampak dari transfer telah meningkat banyak. Harga sudah naik, harga membangun stadion telah dua kali lipat. Transfer pemain kini tiga hingga empat kali lipat,” kata Wenger dilansir ESPN.

“Pemain seharga 10 juta poundsterling kejadian kami membangun stadion adalah harga yang sangat besar. Hari ini, orang seperti Kane, saya tidak tahu berapa mereka bisa menjualnya. Apakah 100 juta poundsterling? Jadi mereka mungkin mendapat lebih banyak pemasukan. Tetapi mereka harus menghadapinya,” dia menambahkan.

Kane memang sudah dikaitkan dengan klub-klub besar sebagai buntut dari penampilan sip beberapa musim terakhir bersama Spurs. Dalam empat musim terakhir, ujung tombak berusia 24 tahun itu selalu mencetak 20 gol lebih di semua kompetisi. Adapun di situs transfermarkt, harga pasaran Kane mencapai 105 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,9 triliun.

Ketika ditanya apakah Tottenham harus menjual pemain, Wenger bercanda, “Ya, ke The Gunner, mungkin,” ujar Wenger.

(yna/fem)