Roma – Gianluigi Donnarumma bakal kesulitan melupakan final Coppa Italia musim 2017/2018 ini. Dua kesalahan fatalnya berujung gol yang mengantarkan Juventus juara.

Donnarumma turun sebagai starter di bawah mistar gawang AC Milan dalam final di Olimpico, Kamis (10/5/2018) dinihari WIB. Seperti timnya, penjaga gawang 19 tahun itu sempat tampil cukup apik di babak pertama.

[Gambas:Video 20detik]

Dalam paruh pertama yang berakhir sama kuat tanpa gol, Donnarumma menorehkan tiga penyelamatan dan tiga kali memungut bola mudah. Namun dalam periode ini penjaga gawang muda tim nasional Italia ini juga terlihat canggung dalam beberapa saat.

Donnarumma terlihat tak yakin untuk menangkap sehingga beberapa kali memilih menepis bola yang seharusnya mudah ditangani. Salah satunya umpan silang Paulo Dybala dari sisi kanan.

Pada akhirnya Donnarumma benar-benar mengalami saat bencana di babak kedua. Setelah kebobolan oleh Mehdi Benatia di menit ke-56, lulusan akademi Milan itu dua kali melakukan blunder.

Hanya lima menit dari gol pertama atau tepatnya pada menit ke-61, Donnarumma gagal menahan tembakan Douglas Costa dengan sempurna. Padahal tangannya sempat menangkap bola tapi kemudian terlepas dan masuk ke gawang.

Di menit ke-64, lagi-lagi penjaga gawang yang digadang-gadang jadi penerus Gianluigi Buffon itu melakukan kesalahan serupa. Dia gagal menangkap bola hasil sundulan Mario Mandzukic yang tepat mengarah kepadanya.

Bola terlepas lalu disambar Benatia. Dua gol ini praktis membuat kans Milan untuk membalikkan keadaan menjadi amat berat, bisa dibilang jadi titik selesai. Gol bunuh diri Nikola Kalinic di menit ke-76 cuma menambah buruk malam Milan.

Kesalahan Donnarumma tersebut membuatnya kini kembali dispekulasikan. Terlebih mengingat Milan diyakini segera mendapatkan Pepe Reina yang akan meninggalkan Napoli musim panas ini.

Pelatih Milan Gennaro Gattuso menyerahkan seluruhnya ke manajemen.

“Pada momen ini Donnarumma adalah penjaga gawang Milan, sisanya nanti terserah pada klub. Saya adalah pelatih, tugas saya cuma melatih pemain yang ada,” ungkap Gattuso kepada Rai Olahraga.

“Sejauh perhatian saya, Donnarumma adalah salah satu penjaga gawang terpenting di dunia. Tergantung pada klub untuk menentukan apa langkah selanjutnya,” imbuhnya seperti dilansir Football Italia.

(raw/rin)