Milan – Vincenzo Montella sadar betul akan tingginya ekspektasi yang mengiringinya di AC Milan. Dia pun tak keberatan dengan spekulasi yang bergulir soal posisinya.

Montella menangani Milan sejak 2016 lalu. Di musim pertamanya, Montella mengantar Milan memenangi Piala Super Italia dan finis di peringkat enam Serie A.

Musim ini Montella menghadapi ekspektasi yang lebih tinggi. Bukan tanpa alasan, Milan sudah melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuatnya dengan belanja banyak di bursa transfer musim panas lalu.

Tapi sejauh ini langkah Milan kurang mulus. Rossoneri sudah menelan tiga kekalahan dalam tujuh pertandingan yang sudah dimainkan di Serie A 2017/2018.

Montella pun mendapat sorotan tajam. Masa depannya mulai dispekulasikan, apalagi belum lama ini Carlo Ancelotti juga baru saja dipecat oleh Bayern Munich.

Soal spekulasi dan gosip terkait masa depannya, Montella sadar kalau itu memang merupakan risiko yang harus dia tanggung sebagai pelatih klub seperti Milan. Dia mengakui tingginya ekspektasi terhadapnya.

“Ekspektasi di Milan dulu dan sekarang sangat tinggi, kami tahu itu secara internal dan kami tahu media juga membuatnya demikian,” Montella mengatakan seperti dilansir Football Italia.

“Saya tidak keberatan dengan spekulasi, saya sudah melakukan pekerjaan ini selama beberapa tahun dan saya tahu risiko yang datang dengan melatih tim seperti Milan.”

“Ada lebih banyak risiko dan gosip, tapi saya positif dan optimistis ada pekerjaan yang harus dikerjakan.”

“Sekarang jalannya sedikit terjal, tapi itu wajar, butuh waktu tapi kami jadi orang pertama yang mengakui bahwa tidak ada banyak waktu. Dengan demikian, kami harus seimbang dalam evaluasi dan analisis,” katanya.

(nds/mfi)