Genoa – Juventus sudah memenangi Scudetto enam musim terakhir secara beruntun. Musim ini, Napoli diyakini bisa menghentikan dominasi Bianconeri.

Napoli dalam dua musim terakhir sudah bersaing dengan Juventus dan Roma untuk gelar juara. Tapi di dua musim itu pula Juventus masih selalu lebih tangguh.

Musim ini Napoli diyakini bisa menyaingi Juventus dengan lebih ketat, bahkan menyetop dominasi sang rival. Napoli tak mengalami perubahan skuat dan masih dipoles oleh Maurizio Sarri.

Sementara Juventus ditinggalkan Leonardo Bonucci dan Dani Alves. Anak-anak Turin juga mendapatkan banyak suntikan tenaga baru, seperti Douglas Costa, Mattia De Sciglio, Federico Bernardeschi, Blaise Matuidi, dan Benedikt Hoewedes, yang artinya perlu waktu untuk mendapatkan klik lagi.

Di lain sisi, Roma juga mengalami perubahan besar usai berganti pelatih. Kedatangan allenatore anyar, Eusebio Di Francesco, diikuti perekrutan pemain-pemain baru. Mereka adalah Hector Moreno, Rick Karsdorp, Lorenzo Pellegrini, Maxime Gonalons, Cengiz Under, Aleksandar Kolarov, Gregoire Defrel, dan Patrik Schick.

Pelatih Sampdoria Marco Giampaolo menilai bahwa Napoli punya keuntungan besar di persaingan Scudetto musim ini. Juventus bakal menghadapi perlawanan lebih ketat dari tim kota Naples itu.

“Napoli adalah tim yang mengalami penguatan paling banyak, karena mereka tidak mengubah apapun dan Sarri punya keuntungan hasil polesan setahun ekstra,” ungkapnya kepada Corriere della Sera.

“Untuk memenangi Scudetto ketujuh, Juve bakal harus kerja lebih keras dari sebelumnya. Satu langkah di belakang mereka adalah Milan, Roma, dan Inter. Mereka di level yang sama,” imbuhnya seperti dikutip Football Italia.

(raw/rin)