Barca – Mauricio Pochettino jadi salah satu pelatih yang dikait-kaitkan dengan Real Madrid. Meski demikian, Pochettino masih nyaman melatih Tottenham Hotspur.

Madrid modis saja ditinggal Zinedine Zidane yang secara mengejutkan mundur usai membawa tim tersebut juara Liga Champions pekan lalu, yang juga jadi trofi ketiga berturut-turut di kompetisi itu.

Ditinggal Zidane, Madrid akan dihadapkan pada misi berat selama musim panas ini selain tentunya mencari pemain top incarannya. Madrid harus mencari pelatih yang tak cuma bisa mengoptimalkan potensi pemain, tapi juga meredam ego para pemain bintang.

Beberapa nama sudah muncul seperti Joachim Loew, Maurizio Sarri, Antonio Conte, Arsene Wenger, Juergen Klopp, Laurent Blanc, dan juga Pochettino. Terkait nama terakhir, Madrid menginginkan Pochettino untuk mengoptimalkan potensi pemain mudanya.

Tentu saja bukan pekerjaan mudah mengingat Madrid kemungkinan harus menebus Pochettino dengan harga mahal karena kontraknya modis saja diperpanjang. Selain itu, Pochettino rupanya masih nyaman menangani Spurs.

“Saya sangat bahagia di Tottenham. Tentu saja tidak etis jika saya memaksa pindah kepada Chairman Klub Daniel Levy. Saya modis saja memperpanjang kontrak dan saya bahagia,” ujar Pochettino seperti dikutip FourFourTwo.

“Saya hidup untuk kejadian ini – tidak ada yang lebih penting ketimbang itu. Saya menikmati apa yang terjadi kejadian ini dan apa yang akan terjadi nanti,” sambungnya.

Pelatih akademi Newell’s Old Boys Jorge Griffa pernah bilang kepada saya untuk menikmati ke manapun sepakbola membawamu, bahwa saya pun tidak ingin mengubah takdir.”

“Tidak, itu tidak benar. Baik secara verbal maupun tertulis,” tutup Pochettino seraya membantah kabar bahwa ada klausul dalam kontraknya jika Spurs bisa mengizinkan Madrid mendekatinya.

(mrp/mrp)