The Reds – Berpengalaman di laga final membuat Real Madrid diunggulkan atas The Reds. Tapi, Juergen Klopp tak setujuh sepenuhnya dengan anggapan itu. Kenapa?

The Reds akan menantang juara bertahan Madrid di final Liga Champions akhir pekan ini di Kiev. Madrid tentu lebih difavoritkan mengingat mereka adalah rajanya Eropa dengan 12 gelar Liga Champions, termasuk dua gelar berurutan di 2016 dan 2017.

Sementara The Reds memasuki final pertama mereka setelah terakhir tahun 2007. Bahkan dalam sedekade terakhir, Liverpool cuma dua kali tampil di ajang tersebut.

Handicap The Reds ini lantas membuat publik tentu meragukan mereka bakal bisa jadi juara atau minimal menyamai Madrid selama 90 menit pertarungan di atas lapangan.

Meski demikian, Klopp tak mau memusingkan prediksi seperti itu atau anggapan miring soal minimnya pengalaman skuat Si Merah momen ini di partai-partai penting seperti Liga Champions.

Terlebih The Reds juga gagal juara di final Eropa pertama Klopp dua tahun lalu momen dikalahkan Sevilla di Liga Europa.

Klopp malah meminta media-media untuk men-googling soal “Malam Hebat di Eropa” atau European Nights, maka The Reds bakal ada di posisi teratas.

“Laga-laga besar di Eropa itu sangat spesial. Jika Anda mencari di google atau wikipedia soal itu, jawabannya pasti di Anfield,” ujar Klopp.

“Menyenangkan tentunya menjadi bagian dari itu,” sambungnya seperti dilansir FourFourTwo.

“Saya tidak mau terbawa dengan anggapan-anggapan seperti itu. Mereka memang lebih berpengalaman, itu fakta.”

“Jika pengalaman itu bisa dijual, maka mereka akan melakukannya karena mereka bisa lebih berpengalaman dari yang terlihat momen ini,” tutupnya.

(mrp/fem)