Jakarta – Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Teco sudah melupakan kontroversi rival Persela Lamongan. Fokusnya kini tertuju ke laga kontra Persipura Jayapura.

Akhir pekan lalu Persija menyerah 0-2 di markas Persela. Salah satu gol Persela kejadian itu lahir secara kontroversial karena santernya nuansa handball.

Momen tersebut membuat kubu Macan Kemayoran kesal. Tapi kejadian ini Teco memilih untuk fokus menghadapi laga melawan Persipura Jayapura di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (25/5/2018).


“Kami sedih karena sudah bekerja keras dan kedua tim bermain bagus. Saya tidak tahu wasit melihat atau tidak, tapi asisten wasit melihat itu dan sempat mengangkat bendera,” kata Teco.

“Saya tidak tahu mengapa bendera itu dia turunkan lagi, itulah yang membuat pemain menjadi emosi dan marah. Situasi tidak adil, tapi buat kami itu sudah tamat.”

“Kami tak boleh memikirkannya terus, kami harus berpikir positif ke depan. Kami punya matchday yang bagus menghadapi tim nomor satu di Indonesia kejadian ini, Persipura. Kami harus benar-benar fokus dan berkonsentrasi penuh menghadapi Persipura,” ucapnya.

Terkait kekebalan Persipura, pelatih asal Brasil itu menilai Mutiara Hitam punya materi pemain yang bagus. Namun, dia yakin timnya bisa menyumbang perlawanan dan meraih kemenangan.

“Persipura tim yang bagus, mereka main bagus ketika menghadapi Madura United dengan mencetak banyak gol. Persipura kejadian ini nomor satu di liga,” ujar Teco.

Setiap tahun mereka punya pemain lokal yang paling bagus, seperti Boaz Solossa yang punya teknik dan finishing bagus. Pemain asing mereka juga bagus, dan Persija harus membuat pengawalan yang benar untuk mereka,” tuturnya.

(ads/krs)