Jakarta – Duel Real Madrid vs The Reds di final Liga Champions 2017/2018 juga jadi panggung untuk dua bintang. Cristiano Ronaldo dan Mohamed Salah akan beradu ketajaman.

Madrid dan The Reds akan berhadapan di NSC Olimpiyskiy Stadium, Minggu (27/5/2018) dinihari WIB, dalam final Liga Champions. Bagi Madrid, ini merupakan saat berharga untuk menegaskan dominasi di turnamen yang sudah dimenangi pada dua musim terakhir tersebut.

Juara juga akan membawa Los Blancos meraih trofi Liga Champions ke-13, nyaris dua kali dari tim dengan gelar terbanyak berikutnya yakni AC Milan (7).


Sementara untuk The Reds, memenangi Liga Champions bakal jadi cara terbaik mengakhiri puasa gelar sejak juara Piala Liga Inggris di 2011/2012. Trofi Liga Champions ini juga akan jadi raihan terbesar sejak ‘Si Merah’ mengangkat trofi yang sama pada 2005/2006 silam.

Krusialnya laga ini bagi masing-masing tim otomatis turut menyumbang kesempatan besar untuk bintang-bintang mereka. Ronaldo dan Salah, khususnya, bisa mendapatkan pengakuan sebaik-baiknya atas musim cemerlang mereka.

Ronaldo, sekalipun sempat kesulitan di separuh awal musim, kembali menunjukkan ketajamannya seperti musim-musim sebelumnya. Sejauh ini dia sudah bikin 43 gol dalam 41 penampilan di seluruh ajang.

Keberhasilan Madrid mencapai final lagi-lagi tak bisa dipisahkan dari kontribusi masifnya. Ronaldo mencetak 15 gol di kompetisi ini dari 12 matchday dan menjadi top skorer sementara.

Catatannya harus diakui mengesankan, Ronaldo tak pernah berhenti bikin gol sejak laga pertama Madrid di fase grup hingga menjalani 10 laga berurutan. Tapi, tren tersebut lantas berhenti di semifinal, di mana bintang asal Portugal itu tak bikin gol dalam kemenangan agregat 4-3 yang dipetik Madrid atas Die Roten.

Sekalipun puasa gol di dua laga semifinal tak bisa serta-merta menghapuskan kinerjanya di 10 laga berurutan sebelumnya, namun ini bisa menjadi sebuah sinyal peringatan untuk Madrid. Terlebih Los Merengues begitu mengandalkannya dalam urusan bikin gol.

Ronaldo seperti diketahui memberikan tepat separuh dari total gol Madrid di Liga Champions di musim ini (30). Sementara kontribusi dari pemain lainnya tak sebesar itu. Karim Benzema sebagai pencetak gol terbanyak kedua Madrid mutakhir bikin 4 gol, diikuti Marcelo dengan tiga gol.

Kesempatan untuk menegaskan kecemerlangan musim ini jelas juga dihadapi oleh Salah. Dalam musim pertamanya bersama The Reds ini, ujung tombak asal Mesir itu sudah mencetak 44 gol dari 51 matchday di seluruh ajang.

Special di Liga Champions, pemain 25 tahun tersebut sejauh ini bikin 10 gol dalam 12 matchday. Jumlah gol tersebut memberikan 1/4 dari total gol The Reds sejak fase grup hingga menuju final kali ini (40).

Menariknya adalah, Salah punya dukungan besar dari dua rekannya di lini depan, yakni Roberto Firmino dan Sadio Mane, Firmino juga sudah bikin 10 gol, sementara Mane mengoleksi 9 gol. Tiga pemain ini berada di empat teratas daftar top skorer Liga Champions, persis di belakang Ronaldo.

Tak seperti Ronaldo yang bisa dibilang mengemban sendiri tugas bikin gol di Madrid, Salah diuntungkan dengan sokongan Firmino dan Mane. Akan jadi tugas besar bagi benteng Madrid untuk mengantisipasi ketiga pemain ini sekaligus, karena tiga-tiganya sama tajamnya. Keberadaan Firmino dan Mane bisa mengurangi perhatian bek-bek Madrid terhadap Salah.

Apapun itu, baik Madrid maupun The Reds bakal harus memastikan benteng mereka tak menyumbang ruang besar untuk rival. Ronaldo dan Salah punya rasio gol dari shot on target yang relatif mirip. Setiap tembakan on target dari Ronaldo punya persentase 45,4% menjadi gol, sementara Salah di angka 43,5%.

Salah di momen yang sama masih lebih akurat dalam menembak ketimbang Ronaldo. Dari 41 percobaan yang dilepaskan Salah, 56% mengarah ke gawang. Sedangkan Ronaldo punya persentase 41,7% dalam aspek yang sama.

Duel Ronaldo vs Salah ini sendiri jadi ulangan ketika keduanya berhadapan di ajang internasional, kala Portugal berujicoba dengan Mesir pada akhir Maret lalu. Waktu itu Portugal unggul 2-1, dengan Ronaldo bikin dua gol untuk membalas satu gol Salah yang sempat bikin Mesir memimpin.

Kali ini apakah jalan ceritanya akan serupa? Akankah Ronaldo meneruskan kisah keperkasaannya bersama Madrid di Liga Champions? Atau Salah yang terus melontarkan diri ke titik tertinggi di musim pertamanya bareng The Reds?

(raw/din)