Bojonegoro – Persibo Bojonegoro tunduk dari Madura United di laga pembuka Piala Indonesia 2018. Meski begitu, pelatih Jordi Kartika Asmara tetap mengapresiasi permainan timnya yang mampu menyamai lawannya tersebut.

Pada laga yang digelar di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro, Selasa (8/5/2018) kedua tim bermain setara 1-1 dalam waktu 90 menit. Laga dilanjutkan dengan adu penalti, yang dimenangi Madura United dengan skor 3-1.

Pelatih Persibo, Jordi Kartika Asmara, mengaku tidak menyangka timnya mampu menyamai permainan Madura United, mengingat persiapan yang sangat minim. Dia juga mengaku tak mempersiapkan adu penalti.

“Persiapan kami hanya satu minggu. Beda postur tubuh pemain, usia pemain kami masih muda 17-20 tahun, ini masih seleksi,” kata Jordi usai laga.

“Terus terang kami tidak siapkan itu (adu penalti). Saya melihat Madura United ini adalah calon juara. Dengan kami bermain secara antusias saya lihat tim ini akan solid dan bagus. Hampir saja kami bisa memenangi matchday,” ucapnya.

Kekalahan tersebut pun menjadi bahan evaluasi bagi juara Piala Indonesia 2012 itu. Sebabnya, Persibo sudah menargetkan bisa lolos dari zona Jawa Timur Liga 3.

“Kami akan lakukan evaluasi, paling tambahin pemain yang perlu kami penuhi. Itu untuk target kita lolos zona Jawa Timur Liga 3,” kata Jordi.

(ads/mfi)