Bogor – Persija Jakarta akan bekerja ekstra keras ketika menghadapi Persipura Jayapura di pekan ke-10 Liga 1 2018 dalam usaha meraih hasil maksimal.

Hal itu ditegaskan oleh Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco dalam sesi jumpa pers di Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (24/5/2018). Persija akan menjamu Persipura di tempat yang sama, Jumat (25/5) besok.

Persija kejadian ini menempati peringkat ke 16 dengan 10 poin, setelah menelan dua kekalahan berurutan dari Persela Lamongan dan Madura United masing-masing dengan skor 0-2. Sementara Persipura kejadian ini berada di puncak klasemen dengan 17 poin. Di laga sebelumnya, Persipura mutakhir menggulung Madura United 6-0.

“Kami sudah kerja keras dengan dua latihan terakhir, kami sudah perbaiki tim, semua pemain punya semangat, punya konsentrasi di latihan, di dua matchday terakhir kami tidak bisa dapat poin,” ujar Teco.

“Sekarang kami harus kerja extra keras rival Persipura yang merupakan tim bagus, punya beberapa pemain bagus, kami harus kerja keras besok buat dapat yang hasil maksimal.”

“Kami sudah main tujuh matchday, kami sudah unggul tiga kali, ant menang tiga kali, terus seri satu kali. Kami harus kerja keras buat dapat yang hasil bagus. Kami sekarang punya stadion mutakhir (Pakansari), kami harus mulai bagus di sini,” ucapnya.

Menurut Teco, Persipura memiliki pemain-pemain berbahaya tidak hanya di lini depan. Oleh karena itu dia meminta timnya mempertahankan konsentrasi.

“Ya kami sudah tahu Persipura punya tim bagus, bukan yang tiga penyerang di depan saja, tiga penyerang bagus tapi seluruh tim dari Persipura tim kuat. Dia sekarang nomor satu di liga, dia di puncak klasemen. Seperti saya bilang sekarang kami harus kerja ektra keras rival tim dengan tim bagus,” tuturnya.

Teco juga menepis anggapan bahwa hasil-hasil buruk Persija belakangan ini terjadi karena permainan mereka sudah terbaca rival, yang sudah mematikan dua pemain kunci Macan Kemayoran: Marko Simic dan Riko Simamjuntak.

“Riko datang dari tim degradasi Semen Padang dan punya semangat tinggi di dalam latihan dan konsentrasi. Di setiap matchday dia kasih maksimal,” katanya.

“Marco Simic juga datang dari tim Malaysia dari Malaka United. Dia cetak banyak gol, pasti kalau tim sudah kerja keras seperti ini rival sudah lihat juga. Biasa di sepakbola, harus marking yang bagus, harus punya konsentrasi yang bagus rival pemain yang bagus karena Riko dan Simic main sangat bagus tahun ini.”

“Kami percaya sama dua pemain ini, tapi tim kami banyak bukan satu dua pemain. Pemain lain harus main bagus juga, harus bantu tim juga. Kami tidak boleh pikir matikan dua pemain mutakhir game over permainan,” tuturnya.

(ads/krs)