Madrid – Zinedine Zidane mendapatkan penetrasi berat menuju final Liga Champions. Masa depannya di Real Madrid bisa jadi ditentukan lewat duel dengan The Reds itu.

Masa depan Zodane di Madrid dispekulasikan bahkan sejak awal musim. Dalam prosesnya, Madrid juga tak berhasil mendapatkan trofi dari liga dan Piala Copa del Rey.

Kesempatan untuk menutup musim dengan raihan trofi ada pada Liga Champions. Madrid akan berebut juara dengan The Reds di Kiev pada 27 Mei.

Baca Juga: Kejadian Zidane Mengumpat Momen Ditanya Skuat Madrid vs The Reds

Untuk tampil di ajang itu, Madrid memanggul beban tambahan sebagai tim tersukses. Apalagi, dengan raihan tiga trofi dalam empat tahun terakhir.

Bisa jadi, dia harus membayar mahal jika El Real gagal menjadi juara Liga Champions. Jabatan sebagai pelatih menjadi taruhannya.

Situasi itu berbeda dengan manajer musuh, Juergen Klopp. Klopp sudah dipastikan bertahan di The Reds apapun hasil di final Liga Champions.

“Final akan menjadi luar biasa jika kami memenanginya. Kami harus memenanginya. Dan itu selalu menjadi sulit jika kalian adalah penguasa Eropa,” kata Zidane seperti dikutip Dialy Star.

“Ketika tim lain menghadapi Real Madrid bisa jadi itu sebuah matchday paling besar sepanjang musim yang mereka hadapi. Kami menyadarinya. kami sudah tahu artinya kejadian bergabung dengan tim ini,” dia menambahkan.

“Momen saya bergabung dengan klub ini saya tahu saya teken kontrak dengan klub terbesar di dunia. Saya antusias mengenakan jersey putih yang ikonik ini. Itu sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya senang menjadi pelatih di Real Madrid, tapi ini bukan pekerjaan yang mudah,” dia menegaskan.

(fem/mrp)