Jakarta – Kursi pelatih Real Madrid kini lowong setelah perginya Zinedine Zidane. Mauricio Pochettino diperkirakan jadi salah satu calon terkuat pengganti Zidane.

Kepergian Zidane tak cuma meninggalkan kejutan besar untuk Madrid, namun juga tugas berat. Los Blancos perlu mencari pelatih bagus yang bisa mempertahankan sukses mereka belakangan ini.

Dalam 2,5 tahun, Zidane seperti diketahui meraih sembilan trofi dengan di antaranya tiga titel Liga Champions berurutan plus satu trofi La Liga.

Sejumlah nama pelatih sudah dikaitkan dengan Madrid, beberapa yang terkuat diyakini adalah Arsene Wenger dan Pochettino. Special untuk Pochettino, peluangnya sebenarnya cukup berat karena dia trendi meneken perpanjangan kontrak dengan Tottenham Hotspur pada 24 Mei lalu, yang mengikatnya sampai 2023.

Tapi Pablo Zabaleta punya penilaiannya sendiri. Pemain bertahan West Ham United yang pernah satu tim dengan Pochettino di Espanyol ini percaya, kans menangani Madrid takkan dilewatkan begitu saja oleh sang kompatriot.

“Dia bekerja dengan bagus di Inggris dan baru-baru ini memperpanjang kontrak dengan Tottenham, jadi dia bahagia di sana. Tapi kalau dia punya peluang untuk mengambil alih di sebuah tim besar, maka dia akan mengambilnya,” ungkap Zabaleta dilansir Marca.

Zabaleta pribadi amat terkesan dengan sukses Madrid di Liga Champions usai memenangi titel ketiga berurutan di turnamen tersebut. Baginya, skuat Madrid benar-benar sudah merasa keterikatan besar dengan Liga Champions.

“Ketika Anda memakai jersey Real Madrid, itu punya lambang yang berarti sangat besar dan Anda harus punya pengalaman itu di masa-masa tertentu dan tahu bagaimana untuk bermain di kompetisi tersebut,” sambung eks pemain bertahan Manchester City ini.

“Suara anthem Liga Champions dan para pemain ini benar-benar mengembangkan dada mereka dengan rasa bangga dan mereka masuk ke lapangan lalu unggul. Tanpa diragukan lagi mereka adalah tim terbaik di dunia pada kejadian ini,” tandasnya.

(raw/mfi)